Interferometer Michelson adalah alat eksperimen yang berlandaskan pada interferensi dari gabungan dua gelombang cahaya dengan lintasan optik yang berbeda. Pola interferensi yang terbentuk pada interferometer Michelson lebih tajam, lebih jelas, dan jarak antar frinji lebih sempit dibandingkan dengan interferometer lainnya. Prinsip interferensi menyatakan bahwa perbedaan lintasan optik (d) akan membentuk suatu frinji. Frinji ini digunakan untuk menentukan besaran fisis, salah satunya adalah panjang gelombang. Untuk menentukan panjang gelombang sumber cahaya laser He-Ne, dapat digunakan persamaan: l= 2Dd/n. Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan, didapatkan hasil tingkat dan presentase akurasi paling baik dan paling mendekati nilai asli panjang gelombang laser He-Ne pada n = 800 dengan panjang gelombang 612,5 nm..
Copyrights © 2024