Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh konflik kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Perpustakaan dan kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Malang. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Populasi pada penelitian berjumlah 73 pegawai. Teknik sampel yang digunakan yaitu non probability sampling dengan metode purposive sampling, yaitu hanya pegawai bagian perpustakaan yang berjumlah 35 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial konflik kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, stres kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja dan secara simultan konflik kerja dan stres kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang.
Copyrights © 2024