Latar belakang: Kehamilan risiko tinggi adalah masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Kualitas hidup terkait kesehatan pada kehamilan masih menjadi perhatian utama dalam pemberian asuhan kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kehamilan risiko tinggi dan kualitas hidup ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kalibaru Kulon, Kabupaten Banyuwangi, Indonesia. Metode: Penelitian dengan desain cross-sectional ini dilakukan pada 84 ibu hamil dari jumlah populasi 521 ibu hamil secara simple random sampling yang sesuai kriteria inklusi (usia kehamilan >24 minggu) dan eksklusi (disabilitas, gangguan kejiwaan, dan gawat darurat) pada bulan Oktober hingga November 2023. Kehamilan risiko tinggi dinilai berdasarkan kartu skor Poedji Rochjati, sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan HRQoL (health related quality of life). Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa prevalensi kehamilan risiko tinggi sebesar 41,7% dan terdapat hubungan signifikan antara kehamilan risiko tinggi dan kualitas hidup pada ibu hamil (p<0.05). Odds ratio menunjukkan bahwa ibu hamil risiko tinggi mempunyai kemungkinan 11,5 kali mengalami kualitas hidup yang rendah dibandingkan dengan ibu hamil risiko rendah atau tanpa risiko. Kesimpulan: Penilaian kualitas hidup pada ibu hamil di fasilitas pelayanan kesehatan primer merupakan salah satu upaya preventif yang penting untuk dilakukan.
Copyrights © 2024