Penurunan kesehatan dan kemampuan fisik yang terjadi seiring bertambahnya usia dapat mempengaruhi interaksi sosial pada lanjut usia. Keterlibatan sosial memiliki peranan yang signifikan dalam meningkatkan mutu kehidupan. lansia dan mencegah rasa kesepian. Namun, populasi lansia di Indonesia terus meningkat, sehingga perlu dilakukan upaya untuk menjaga dan mengembangkan interaksi sosial dalam kelompok lansia. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh senam otak (braingym) dalam meningkatkan interaksi sosial pada lansia dengan demensia di Griya PMI Surakarta. Metode penelitian yang dipakai ialah penelitian kualitatif yang melibatkan dua orang lansia yang mengalami demensia sebagai subjek penelitian.. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melakukan braingym, kedua subjek mengalami perubahan positif dalam keterampilan braingym dan sosialisasi. Subjek pertama juga mengalami perubahan dalam keaktifan, sementara subjek kedua mengalami peningkatan dalam keaktifan dan keterampilan braingym. Hasil ini menunjukkan potensi braingym sebagai intervensi yang efektif dalam meningkatkan interaksi sosial pada lansia dengan demensia.
Copyrights © 2023