Mesin stirling adalah sebuah mesin kalor atau panas pada siklus yang tertutup dirancang untuk dapat mengubah energi panas yang dihasilkan menjadi energi mekanik menjadi energi listrik. mesin stirling akan bekerja akibat adanya perbedaan suhu yaitu panas dan dingin. Perbedaan suhu yang terjadi akan mengakibatkan perbedaan tekanan dimana ketika tekanan semakin besar maka akan dapat menggerakkan piston. Piston yang telah dihubungkan pada poros engkol kemudian bergerak secara terus menerus sehingga dapat menggerakkan roda. tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kinerja mesin stirling dengan variasi bahan bakar. Metode yang digunakan pada penelitian ini taitu metode eksperimental skala laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian mesin stirling dapat disimpulkan bahwa Penggunaan bahan bakar alkohol menghasilkan temperatur mesin stirling paling rendah yaitu temperature maksimumnya 48 oC pada menit kelima, kemudian bahan bakar spirtus, bahan bakar solar, bahan bakar minyak tanah, dan penggunaan bahan bakar minyak jelantah yang menghasilkan temperature mesin stirling lebih tinggi. Sedangkan putaran mesin stirling tertinggi terjadi pada penggunaan bahan bakar alcohol yaitu 5316 rpm pada menit kelima, kemudian spirtus, solar, minyak tanah, dan putaran terendah terjadi pada bahan bakar minyak jelanta. Kata kunci : Bahan bakar, kinerja dan mesin stirling.
Copyrights © 2024