Analisis dampak kenaikan bahan bakar minyak terhadap driver online di kota Palembang. Tujuannya mengetahui bagaimana cara menyelesaikan masalah pendapatan driver online dan dampak dari adanya kenaikan BBM kota Palembang pada tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan teori ojek online dan BBM dan data kuesioner. Sumber data merupakan hasil kuesioner dari para driver online grab, gojek, maxim yang ada di kota Palembang. Hasil penelitian menujukkan bahwa driver online merupakan nafas kehidupan, karena sangat bergantung pada pendapatan tarikan, ini menjadi dasar bagi para mitra pengemudi untuk bekerja lebih giat, dengan kenaikan harga bahan bakar minyak membuat para ojek online tersiksa. Para pengemudi ojol, memprotes akan manfaat dan penghematan biaya dari aplikator yang melebihi batas Departemen Perhubungan. Maka dampak, menurunnya pendapatan driver online seperti kenaikan tarif yang diterima hanya sekitar Rp800, dan hanya dibayar Rp10.400, semula Rp9.600, untuk mengangkut penumpang dalam jarak 4 kilometer sebelum harga BBM naik, hanya membutuhkan bensin Rp 20.000 untuk bekerja seharian dan perliter pertalite bisa untuk dipergunakan mengangkut penumpang 3 sampai 4 kali.
Copyrights © 2024