Masyarakat pesisir di kabupate Kalanganyar perlu diberikan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman terhadap literasi bahasa pemasaran produk, karena pelaku usaha ini diharapkan dapat menerapkan proses penjualan secara langsung maupun online dengan teknik yang benar sesuai dengan perkembangan terkini. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil temuan diketahui bahwa Masyarakat belum memahami konsep Blue Economy dalam mewujudkan potensi sumber daya alam di Kalanganyar yang bersih dan indah untuk menarik minta pembeli maupun turis dari mancanegara. Adapun pelaku usaha memiliki kekurangan dalam ketrampilan berkomunikasi untuk memasarkan produk sehingga membutuhkan pemahaman literasi pemasaran, dan kurangnya keahlian dalam memasarkan produk secara online. Selain itu, perwujudan lokasi wisata di desa Kalanganyar masih membutuhkan kesadaran Masyarakat untuk memelihara kebersihan lingkungan tambak, mangrove, dan perairan sekitarnya. Rekomendasi diperlukan adanya Kerjasama antara stakeholders pihak swasta dan pemerintah untuk mendukung terwujudnya desa wisata Kalanganyar yang berpotensi menjadi tujuan wisata Internasinal dari sumber alam perikanan, produk olahan, serta tempat wisata air lainnya.
Copyrights © 2024