ABSTRAK Masalah dalam usahatani semangka merah non biji masih ada para petani yang kurang paham tentang analisis biaya produksi dan analisis pendapatan sehingga masih perlunya bimbingan dan arahan untuk mempelajari biaya tetap dan biaya tidak tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani dalam usahatani semangka merah non biji di Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan Mei –Agustus 2024 yang berlokasi di Lestari Dadi Kecamatan Pengajahan.Pengambilan populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan secara acak sederhana atau simple rondom sampling yaitu petani semangka merah non biji . Sedangkan untuk penentuan sampel yakni dengan mengambil 34 orang yang terlibat dalam usahatani semangka merah non biji. Analisisis data yang di gunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan Analisis faktor produksi biaya tetap sewa lahan nilai rata-rata sebesar Rp. 486.471,- dan biaya tetap tenaga kerja biaya rata-rata hari orang kerja (HOK) sebanyak 24 orang dengan nilai total rata-rata upah kerja petani semangka merah non biji sebesar Rp 2.384.941, Total biaya bibit semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp.1.167.794,- Sehingga total biaya keseluruhan pupuk untuk tanaman semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp. 599.074,-, Total biaya keseluruhan pestisida untuk tanaman semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp. 319.706,-, Total biaya variabel rata-rata sebesar Rp.6.788.828 dengan total penerimaan sebesar Rp. 31.951.557,- dari hasil usahatani semangka merah non biji.Pendapatan rata-rata yang di peroleh pada usahatani semangka di Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan sebesar Rp 25.162.729,-/ha,- dengan jumlah responden 34 dengan rata-rata luas lahan 0,32 ha
Copyrights © 2024