Percepatan Penurunan Stunting (PPS) pada Balita adalah program prioritas Pemerintah sebagaimana termaktub dalam RPJMN 2020-2024. Dinas Kesehatan Kota Surabaya sebagai pelaksana kegiatan (PPS). Tujuan dari penelitian ini adalah Dinas Kesehatan Kota Surabaya mendapatkan solusi untuk menentukan daerah yang menjadi prioritas PPS dengan implementasi metode MCDM menggunakan Algoritma VIKOR. Manfaat dari penelitian ini adalah memudahkan Dinas Kesehatan Kota Surabaya mendapatkan informasi berupa solusi untuk menentukan daerah yang menjadi prioritas PPS. Multi-Criteria Decision Making (MCDM) yang digunakan untuk menyeleksi dan perangkingan lebih dari satu kriteria yang bertentangan, untuk daerah yang menjadi prioritas PPS Kota Surabaya. Pada penelitian ini, peneliti menetapkan kriteria dan bobot, yaitu Balita tidak diberikan asi eksklusif 10%, Status kurang gizi dari pengukuran berat badan 25%, Balita pendek dari pengukuran tinggi badan 25%, Balita kurus dari pengukuran lingkar lengan 25% dan Jumlah prevelensi stunting tiap kecamatan 15%. Dalam penelitian ini telah menggunakan data sampling sebanyak 178.043 balita dari 31 kecamatan Kota Surabaya, setelah dilakukan tahapan perhitungan metode vikor dengan menggunakan majority rule sebesar 0,5 serta menggunakan nilai kompromi sebesar 0,4 (dibawah konsensus), dan 0,6 (diatas konsensus), konsistensi hasil yang terjadi yaitu kecamatan Semampir kota Surabaya yang menjadi prioritas Percepatan Penanganan Stunting. Hal ini menunjukkan bahwa metode Vikor sangat membantu proses seleksi penentuan prioritas PPS Kota Surabaya.
Copyrights © 2024