Beton merupakan campuran material yang terdiri dari semen, agregat halus, agregat kasar dan air. Beton sendiri harus memenuhi persyaratan karena sifat beton sendiri akan mengalami perkerasan akibat adanya semen dalam campurannya, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil nilai kuat tekan beton dengan campuran katalis 5% dan 10% serta perbandingan dengan beton tanpa campuran katalis dengan mutu beton K-250 serta pengujian kuat tekan beton dan pengujuan slump untuk nilai slump berada di angka 80 mm s/d 120mm mengacu kepada SNI 1972-2008 dan ICS 91.100.30. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, penggunaan metode ini dilakukan karena pengolahan sumber data di dapat dari beberapa jurnal terkait kuat tekan beton serta hasil dari pengujian pada penelitian ini, Hasil penelitian slump test di dapat bahwa beton tanpa campuran katalis berada di angka 170mm sedangkan beton dengan katalis 5% berada diangka 120mm sedangkan beton dengan katalis 10% berada di angka 90mm, hal tersebut mengakibatkan beton tanpa katalis sedikit encer dan akan mengalami proses pengerasan yang terlalu lama, Sedangkan hasil dari pengujian kuat tekan beton di dapat bahwa katalis dapat meningkatkan mutu beton terutama katalis dengan persentase 10% mutunya hampir mendekati K-300 sedangkan mutu rencana K-250
Copyrights © 2024