Pada pembelajaran matematika masih terdapat siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah. Hal ini berpengaruh kepada kemampuan matematika yang dimiliki oleh siswa. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui tingkat motivasi belajar matematika yang dipandang dari neurosains. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas VIII D SMP Kanisius Gayam Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode penggumpulan data dengan kuisioner. Adapun instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah lembar kuisioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan motivasi tipe A masuk dalam kategori tinggi mendapat rata-rata nilai 69, tipe B masuk dalam kategori tinggi mendapat rata-rata nilai 67,6, tipe C masuk dalam kategori tinggi mendapat rata-rata nilai 62,5 dan tipe X masuk dalam kategori cukup mendapat rata-rata nilai 60,33. Secara keseluruhan rata-rata nilai keempat tipe motivasi tersebut masuk dalam kategori tinggi.
Copyrights © 2024