Salah satu indikator untuk mengukur kesejahteraan petani adalah pendapatan. Apabila pendapatan petani meningkat, maka kesejahteraan petani juga akan meningkat. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan mengetahui kelayakan usaha bibit tanaman hortikultura “Usaha Dadi Makmur” Desa Sumberejo Kecamatan Rengel kabupaten Tuban. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, yang dilakukan pada bulan April hingga Juni 2021 dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha bibit tanaman hortikultura “Usaha Dadi Makmur” layak untuk dijalankan. Jumlah penerimaan usaha bibit adalah Rp. 140.000.000,- dengan jumlah biaya produksi Rp. 59.101.334,- sehingga diperoleh total pendapatan bersih sebesar Rp. 78.593.713,974 per periode/3bulan. Secara finansial usaha bibit tanaman hortikultura dikatakan layak karena memiliki NPV lebih dari nol (NPV>0) dengan NPV sebesar Rp. 321.554.951,60, Net B/C lebih dari satu (Net B/C>1) dengan nilai Net B/C sebesar 1,32. IRR yang diperoleh lebih dari tingkat discount rate (IRR>DR) didapatkan nilai IRR sebesar 65 persen yang berarti lebih tinggi dari tingkat suku bunga yang berlaku saat ini sebesar 5,2 persen. Nilai R/C yang diperoleh 2,27>1. Pengembangan usaha bibit tanaman hortikultura “Usaha Dadi makmur” perlu dilakukan dengan cara pengembangan pasar, peningkatan modal dalam usaha, sertapeningkatan kualitas dan kuantitas produk.
Copyrights © 2020