Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang berdasarkan analisis lingkungan internal dan eksternal dan untuk mengetahui strategi yang diterapkan dalam pengembangan agroindustri kurma salak berdasarkan faktor internal dan eksternal. Metode analisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Analisis kuantitatif mendeskripsikan strategi pengembangan agroindustri kurma salak dengan menggunakan alat analisis lingkungan, Matriks Internal Faktor Evalution (IFE), Matriks External Faktor Evalution (EFE), dan Matriks Internal External (IE). Hasil penelitian ini adalah faktor internal yang terdapat dilingkungan agroindustri terdiri dari kualitas produk, harga produk terjangkau, pelanggan tetap, dan produk memiliki izin P-IRT dari Dinas Kesehatan. Faktor kelemahan terdiri dari belum ada standar mutu, proses pembuatan lama, modal terbatas dan sistem pembukuan masih sederhana. Faktor eksternal yang dimiliki terdiri dari peluang dan ancaman, faktor peluang meliputi perkembangan teknologi informasi, promosi melalui media social / internet, promosi melalui pameran, dan pangsa pasar luas. Sedangkan faktor ancaman meliputi adanya pesaing, ketersediaan bahan baku, daya beli konsumen menurun dan ketersediaan produk. Hasil Matriks IE (Internal Eksternal) diperoleh dari jumlah skor Matriks IFE sebesar 3.36 dan jumlah skor Matriks EFE sebesar 3.49. Dari hasil analisis Matriks IE agroindustri kurma salak UMKM Griya Shanum berada pada sel I Growth and Build (tumbuh dan berkembang). Strategi yang sesuai adalah strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk).
Copyrights © 2020