Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan Komoditi Tanaman Porang (Amorphophallus Oncophyllus) di Desa Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro dan untuk mengetahui strategi pengembangan komoditi tanaman porang (Amorphophallus Oncophyllus) dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro. Adapun responden penelitian ini adalah 69 petani porang. Penelitian ini menggunakan data hasil wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Adapun faktor-faktor internal mencakup faktor kekuatan dan kelemahan usaha. Adapun faktor kekuatan pada usaha tersebut, antara lain a) ketersediaan lahan tanam, b) Pupuk kompos dan pupuk kandang yang mudah di dapat, c) perawatan tanaman mudah, d) cara pembibitan yang praktis dan mudah, dan e) daerah memiliki iklim yang ideal. Sementara itu, faktor eksternal mencakup faktor peluang dan ancaman. Adapun faktor peluang pada usaha tersebut, antara lain a) Harga chip porang tinggi, b) Potensi panen yang tinggi karena tanaman porang tahan penyakit c) Tanaman porang yang basah bias di keringkan untuk di jadikan chips guna menaikan harga jual d) Kesempatan ekspansi lahan tanam di hutan Perhutani, e) Pesaing lokal (petani porang) masih sedikit, 2) Adapun strategi pengembangan komoditi tanaman porang (Amorphophallus Oncophyllus) yang dapat diterapkan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro adalah dengan melakukan pengembangan produk atau berinovasi dalam produk porang yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Copyrights © 2022