Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perekonomian masyarakat local dan faktor apa saja yang berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat local petani belimbing di kawasan Agrowisata Kebun Belimbing Desa Glagahsari Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Adapun subjek utama dalam penelitian ini adalah pemilik kebun atau petani belimbing. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik sampling Purposive dengan cara observasi, kuesioner, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan uji validitas instrument, asumsi klasik, analisis linier berganda, uji t, uji F, dan R2. Berdasarkan hasil penelitian pendapatan masyarakat lokal tersebut dikategorikan dengan adanya label agrowisata negeri atas air memiliki dampak yang baik terhadap perekonomian masyarakat lokal, hal ini sesuai dengan mayoritas masyarakat yang memiliki penghasilan lebih dari Rp 1.500.000,- perbulan dari penjualan belimbing yang bisa dikatakan termasuk pendapatan kategori sedang, dan rata-rata keseluruhan Rp 3.028.070,- termasuk kategori tinggi. Faktor yang mempengaruhi perekonomian masyarakat lokal sesuai uji statistik adalah luas lahan (X2), tenaga kerja (X3), musim panen (X5), dan jumlah yang terjual (X6). Sedangkan untuk usaha bertani (X1) dan jumlah pengunjung (X4) tidak memili pengaruh. Secara keseluruhan variabel Agrowisata terdapat pengaruh terhadap perekonomian masyarakat lokal, dan variabel yang memiliki pengaruh terbesar adalah luas lahan (X2).
Copyrights © 2021