Perkembangan tafsir di Mesir telah melalui perjalanan yang panjang, perkembangan Tafsir di Mesir dapat menjadi tiga fase, pembentukan (formatif), kodifikasi (afirmatif); dan pembaharuan (reformatif). Tulisan ini merupakan hasil dari studi kepustakaan (bibliography research) dengan sumber data seperti kitab, buku, dan artikel-artikel terkait perkembangan tafsir di Mesir. Data yang didapatkan kemudian diolah menggunakan metode analisis isi (content analysis). Dari tiga fase diatas, pelbagai pendekatan dalam menafsirkan teks telah timbul dan berkembang sejalan dengan perubahan zaman; pada masa klasik, tafsir masih berfokus pada aspek riwayah atau ma’tsur. Namun, pada fase kedua atau yang sering disebut kodifikasi paradigma tafsir, telah dimulai penggabunga antara aspek riwayah dengan dirayah, yang menitik beratkan pada kajian kebahasaan sebagai fokus utama, dalam fase ketiga, yakni era pembaharuan terjadi pendekatan baru yang lebih objektif dalam menangani permasalahan sosial yang dihadapi umat islam. pada fase ini, tafsir menggunakan al-tafsir al-adab>i al-ijtima’i> untuk menawarkan solusi yang lebih kontekstual dan broblem solving terhadap masalah-masalah sosial yang dihadapi.
Copyrights © 2024