Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024)

Transplantasi Organ Tubuh Manusia dari Seorang yang Menderita Mati Otak Menurut Pandangan Hukum Islam

Shuhaib, Shuhaib (Unknown)
Azhar, Muhammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jan 2024

Abstract

manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri-sendiri, setiap manusia saling membutuhkan dalam menjalani kehidupannya, dan dari sinilah muncul sifat gotong royong dalam diri manusia. Salah satu bentuk gotong royong adalah membantu dalam hal kesehatan. Seiring berkembangnya zaman, saling membantu dalam hal kesehatan semakin banyak dilakukan, salah satu contohnya adalah transplantasi organ. Transplantasi organ merupakan terobosan baru dalam ilmu kedokteran. Amalan ini menunjukkan sifat berbagi antar manusia. Transplantasi organ sudah menjadi hal yang lumrah saat ini. karena pengamalan merupakan suatu hal yang baru, maka banyak peneliti yang mengkaji hal tersebut dari berbagai sudut pandang, salah satunya dari sudut pandang agama. Hal ini disebabkan adanya perbedaan pendapat di kalangan ulama atau ahli agama mengenai hukum transplantasi organ, ada yang membolehkan dan ada pula yang tidak membolehkan, tentunya kedua pendapat tersebut mempunyai alasan atau dalil yang mendasari pendapatnya. Dalam menentukan hukum transplantasi organ, para ulama juga melihat keadaan pendonor, apakah pendonor masih hidup atau sudah meninggal. Karena hukum bisa berubah berdasarkan keadaan pemberinya. Para ulama juga berbeda pendapat mengenai kondisi pasien mati otak atau biasa disebut mati otak, boleh atau tidaknya memindahkan organ tubuh orang yang mati otak, kembali lagi pada pendapat mereka apakah orang yang mati otak itu terhitung. sebagai masih hidup atau mati.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

al-qalam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. ...