Ikan asap adalah salah satu jenis makanan yang banyak digemari oleh masyarakat indonesia karena rasanya yang khas dan baunya yang khas asap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pengasapan dan jenis arang, serta mengetahui pengaruh kombinasi yang tepat dari waktu pengasapan dan jenis arang terhadap mutu ikan asap di UMKM Istana Lele Desa Gunting. Metode penelitian ini adalah dengan melakukan pengamatan pada parameter-parameter kadar air, kadar lemak dan kadar abu. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan dan UPT PMP2KP Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan kadar air tertinggi ada di lele dumbo yang diasap menggunakan arang batok selama 60 menit (A1B1) yaitu 68,295%. sedangkan kadar air terendah pada lele dumbo yang diasap menggunakan arang batok selama 120 menit (A1B3) yaitu 59,207%. Hasil pengujian kadar lemak tertinggi ada di lele dumbo yang diasap menggunakan arang batok selama 60 menit (A1B1) yaitu 12,567%. Sedangkan kadar lemak terendah ada di lele dumbo yang diasap menggunakan arang janggel jagung selama 120 menit (A1B3) yaitu 9,713%. Hasil pengujian kadar abu tertinggi pada lele dumbo yang diasap menggunakan arang janggel jagung selama 60 menit (A2B1) yaitu 1,370%, dan kadar abu terendah ada di lele dumbo yang diasap menggunakan arang batok selama 90 menit (A2B2) yaitu 1,077%
Copyrights © 2024