Archive of Community Health
Vol 11 No 1 (2024): April 2024

EVALUASI PENGELOLAAN POSYANDU BALITA DI KELURAHAN KEDONGANAN, KECAMATAN KUTA, KABUPATEN BADUNG

Temaje, I Gede Ananta Bayu (Unknown)
Ayu Kartika Sari, Komang (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2024

Abstract

ABSTRAK Suatu posyandu harus mencapai indikator posyandu aktif. Namun di Kelurahan Kedonganan hampir sebagian besar posyandu tidak aktif dan tidak melakukan kegiatan rutin setiap bulan pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Posyandu di Kelurahan Kedonganan dengan melihat unsur input, process, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam kegiatan posyandu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam. Teknik pengambilan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan mengambil responden dari banjar yang tergolong aktif (Banjar Pengenderan) dan banjar tergolong tidak aktif (Banjar Pasek). Metode analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan terdapat faktor pendukung dan penghambat pada unsur input dan process dimana pada posyandu banjar aktif memiliki komitmen dan dukungan material yang baik dari kepala lingkungan dan kader untuk mennyukseskan posyandu. Namun pada pada posyandu banjar kurang aktif belum adanya dukungan material dan komitmen yang kurang untuk mengaktifkan posyandu. Kata Kunci: Evaluasi, Posyandu Balita, Kabupaten Badung ABSTRACT In 2022, many posyandu in Kedonganan Village remained inactive, focusing on regular activities. This study assessed posyandu management in the village, analyzing input, process, and identifying supporting and inhibiting variables. Using descriptive qualitative research and case studies, in-depth interviews collected data through purposive sampling of active (Banjar Pengenderan) and inactive (Banjar Pasek) banjars. The results revealed supportive and limiting factors in both input and process aspects. Active Banjar Posyandu showed commitment and material support from the head of the environment and cadres, contributing to its success. In contrast, the inactive Banjar Posyandu lacked material backing and commitment to operate effectively. Addressing these issues could enhance posyandu activation and improve community health in Kedonganan Village. Keywords: Evaluation, Posyandu For Toddlers, Badung Regency

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

ach

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Archive of Community Health menerbitkan hasil penelitian berhubungan dengan kesehatan masyarakat seperti kebijakan kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan kerja, promosi kesehatan, ekonomi kesehatan serta ilmu ilmu dasar yang berkaitan ...