Niat berhenti turnover intention pegawai yang tinggi adalah ukuran yang umum digunakan untuk mengukur permasalahan mendasar suatu organisasi. Kepuasan kerja merupakan satu diantara beberapa penyebab turnover intention dimana pegawai merasa tidak puas dengan berbagai aspek seperti pendapatan, beban pekerjaan, pengawasan dll. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik, yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan kepuasan kerja dengan turnover intention perawat Pegawai Negeri Sipil dan Tenaga kontrak di RSUD Talisayan, dilakukan dengan pendekatan crosssectional. Responden yang dilibatkan adalah seluruh perawat dengan jumlah 39 orang, dilaksanakan bulan November sd Desember 2023. Cara pengambilan data melalui kuisioner yang terdiri dari kepuasan kerja dan turnover intention. Untuk pengolahan data menggunakan uji chi-square SPSS 23 dengan nilai signifikansi kurang 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perawat merasa puas dan keinginan untuk meninggalkan pekerjaannya cukup rendah, diketahui dari variabel kepuasan kerja yang tidak puas 18 perawat (46,15%) puas 21 perawat 53,84% dan untuk variabel turnover intention tinggi ada 16 perawat 41,02% rendah 23 perawat 67,65%. Hasil uji crosstabs menunjukkkan nilai asymp.sig 0.00 atau p kurang 0.05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima atau terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja dengan turnover intention pada perawat PNS dan tenaga kontrak di RSUD Talisayan. Dalam penelitian ini saran yang dapat disampaikan pada pihak manajemen dalam upaya mencegah peningkatan turnover intention di RSUD Talisayan sebaiknya membuka ruang diskusi dengan pegawai sehingga jika ada keinginan atau harapan juga permasalahan dari pegawai dapat segera tersampaikan dan diupayakan untuk dicarikan solusinya.
Copyrights © 2024