Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang banyak dijumpai pada balita dan anak-anak mulai dari ISPA ringan sampai berat. Faktor penting yang menjadi penyebab terjadinya ISPA yaitu kondisi fisik rumah (luas ventilasi, kelembaban udara, kepadatan penghuni, pencahayaan alami, suhu). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dan kebiasaan orang tua dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Traji Kabupaten Temanggung. Jenis dan rancangan pada penelitian ini adalah case control. Sampel dalam penelitian ini adalah 27 kasus dan 27 kontrol. Analisis dilakukan dengan menggunakan statistik uji chi square. Hasil penelitian diketahui ada hubungan antara pencahayaaan alami kamar (p=0,002;OR=7,480), luas ventilasi kamar (p=0,001;OR=9,775), kelembaban udara kamar (p=0,026;OR=4,357), keberadaan perokok dalam rumah (p=0,029;OR=4,038) dan kebiasaan membuka jendela (p=0,029;OR=5,500) dengan kejadian ISPA pada balita. Tidak ada hubungan antara suhu udara kamar (p=0,271;OR=2,154), kepadatan hunian kamar (p=0,173;OR=2,473) dan penggunaan bahan bakar memasak (p=0,569;OR=1,633) dengan kejadian ISPA pada balita.Kata Kunci : Balita; ISPA; dan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah
Copyrights © 2017