Perusahaan terbuka wajib menyampaikan laporan keuangan termasuk laporan keuangan auditankepada bursa. Faktanya, pada periode 2022 masih terdapat perusahaan yang terlambat menyampaikanlaporan keuangan. Semakin lama waktu penyelesaian audit, maka potensi penundaan pelaporan akansemakin besar dan audit delay meningkat. Jika terjadi penundaan, informasi dalam laporan keuanganakan kehilangan kualitas relevansinya dan investor secara implisit menafsirkan bahwa keterlambataninformasi laporan keuangan menjadi pertanda buruk untuk perusahaan. Riset ini memiliki tujuan untukmenganalisis dampak dari ukuran perusahaan, profitabilitas, dan opini audit pada audit delay. Datariset memakai data sekunder yakni laporan keuangan perusahaan property dan real estate yangtercatat di BEI periode 2019 – 2022. Metode kausal komparatif dengan pendekatan ex-post factodigunakan dalam riset ini. Sampel yang dipilih sebanyak 48 perusahaan dengan menerapkan metodepurposive sampling. Pengamatan dilakukan selama 4 tahun sehingga jumlah sampel menjadi 192.Metode pengujian data yang digunakan peneliti adalah regresi linier berganda dengan menggunakanaplikasi SPSS 24.0. Hasil pengujian mengungkapkan, pertama, audit delay tidak diberi pengaruh olehukuran perusahaan. Kedua, profitabilitas secara signifikan dan negatif memengaruhi audit delay.Ketiga, opini audit juga secara signifikan dan negatif memengaruhi audit delay. Secara bersama, ketigavariabel bebas berpengaruh signifikan pada variabel audit delay.
Copyrights © 2024