Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi konsentrasi NAA dan 2-iP dan interaksi kedua faktor terhadap pertumbuhan tunas aksiler anggrek Dendrobium sp., mengetahui kombinasi konsentrasi yang optimum dan posisi nodus terbaik, Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor: kombinasi konsentrasi zpt (NAA (0; 0,05; 0,1; 0,15; 0,2), 2-iP (2; 1,5; 1; 0,5; 0) dan posisi nodus (atas, bawah, tengah) sebanyak 6 ulangan. Eksplan menggunakan anggrek silangan Dendrobium Apel Ireng (D.S.Santoso 2019) x Dendrobium Vian (D.S.Santoso 2018) dari Dede Orchid Malang dan memiliki 4 nodus. Medium dasar mengunakan New Phalaenopsis (NP)+Air Kelapa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA. Jika terjadi beda nyata, analisis dilanjutkan dengan uji DMRT dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 0,1 ppm NAA + 1 ppm 2-iP optimum pada pertumbuhan tunas aksiler anggrek Dendrobium Apel Ireng x Dendrobium Vian. Posisi nodus terbaik adalah posisi nodus bagian tengah. Tidak terdapat pengaruh penambahan variasi kombinasi konsentrasi zpt (NAA+2-iP) dalam menginduksi tunas aksiler pada semua parameter serta tidak terdapat interaksi variasi kombinasi konsentrasi zpt (NAA+2-iP) dan posisi nodus terhadap induksi tunas aksiler pada semua parameter. Kata kunci : NAA, 2-iP, Posisi Nodus, Dendrobium sp., Kultur Jaringan, Tunas Aksiler
Copyrights © 2024