Ketimpangan sosial-ekonomi merujuk pada disparitas yang signifikan dalam distribusi sumber daya dan kesempatan di antara individu atau kelompok dalam masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review, penelitian ini menelaah berbagai studi dan laporan untuk memahami bagaimana kebijakan pemerataan ekonomi dapat mengurangi ketimpangan. Pemerataan ekonomi berfokus pada distribusi pendapatan yang adil, akses yang sama terhadap pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan peluang ekonomi bagi semua lapisan masyarakat. Indikator seperti koefisien Gini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, dan akses terhadap layanan publik digunakan untuk mengukur dampak dari kebijakan ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemerataan ekonomi dapat meningkatkan kualitas hidup, mengurangi tingkat kemiskinan, dan memperkecil kesenjangan pendapatan. Implementasi kebijakan redistribusi pendapatan dan peningkatan akses terhadap layanan dasar terbukti efektif dalam menciptakan kondisi sosial yang lebih stabil dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemerataan ekonomi merupakan alat yang vital dalam mengurangi ketimpangan sosial-ekonomi dan merekomendasikan kebijakan yang lebih agresif dan terarah untuk mencapai tujuan ini. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
Copyrights © 2024