Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban
Vol 18, No 1 (2024): Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban

DUNIA MELAYU DIBAWAH KEKUASAAN KOLONIAL

Aprilia, Mona (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2024

Abstract

Melayu acap kali dihubungkan dengan dataran semenanjung Malaya secara khusus, dan Asia Tenggara secara umum, yang merupakan wilayah penghasil berbagai rempah terbaik  sejak masa lalu, dan menjadi pusat perdagangan rempah yang mashur. Hal ini pulalah yang kemudian menjadi motivasi orang orang Eropa datang ke wilayah Melayu dilatar belakangi keberadaan rempah di Nusantara yang menjadi primadona di pasar Eropa. Datangnya orang Eropa ke wilayah Melayu ini dimulai sejak 1511, dengan ditaklukkannya Melaka oleh Portugis. Kedudukan orang orang Eropa di dunia Melayu, diawali dengan berdirinya Perusahaan Perusahaan dagang seperti Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) dari Belanda dan East India Company (EIC) dari Inggris, setelah Perusahaan Perusahaan itu runtuh kemudian skema perdagangan berubah menjadi penjajahan oleh negara negara yang sebelumnya memiliki Perusahaan dagang diwilayah Melayu. Dengan pendudukan tersebut, tujuan kolonial tak terbatas lagi pada perdagangan saja, namun menular kemotivasi lain yang dikenal dengan istilah 3G, Gold, Glory, dan Gospel.  Tulisan ini menggunnakan metode penelitian Sejarah, yang akan melihat bagaimana pendudukan kolonial di wilayah Melayu dalam meraih keuntungan ekonomi (Gold), Meluaskan wilayah kekuasaan (Glory), dan juga motif penyebaran agama (Gospel).

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

hadharah

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Focus: Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban is dedicated to promoting scholarly discourse and critical engagement in the interdisciplinary fields of history, culture, and Islamic studies. It seeks to explore the intricate connections between historical narratives, cultural practices, and the ...