Penelitian ini membahas proses adopsi Islam oleh bangsa Mongol, yang dimulai melalui interaksi dengan penduduk Muslim. Penelitiang ini menggunakan metodepenelitian sejarah mulai dari Heuristik, Krtik Sumber, Interpretasi, dan di akhiris dengan Historiografi. Sebelum mengenal Islam, bangsa Mongol menganut agama Syamaniyah, yang melibatkan penyembahan bintang-bintang dan matahari terbit, dengan Tuhan mereka dikenal sebagai Tengri (sang langit biru yang kekal). Agama Syamaniyah merupakan kepercayaan turun-temurun yang diwarisi dari nenek moyang mereka. Penelitian ini mengeksplorasi perubahan kepercayaan ini, menunjukkan bagaimana interaksi budaya dan nilai-nilai baru dapat mengarah pada pergeseran agama yang signifikan dalam suatu masyarakat.
Copyrights © 2024