Abstrak- Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui lebih intens tentang bagaimana gaya bahasa retoris dan kiasan yang biasanya digunakan ustadz Maulana ketika menyampaikn pesan dakwah di acara islam itu indah, serta implikasinya terhadap daya tarik penonton. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah petikan video dakwah ustdz Maulana di acara islam itu indah. Pada tahun 2023-2024. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang diterapkan ialah teknik simak, mencatat, dan teknik pengambilan semple secara acak (sampling purposive). Berdasarkan analisis secara kompleks, penulis menyimpulkan bahwa gaya bahasa yang digunkan ustad Maulana di acara islam itu indah adalah gaya bahasa retoris yang meliputi repetisi, aliterasi, apostrof, asindenton, pleonasme, tautologi, erostesis atau pertanyaan retoris, prolepsis, koreksio, dan hiperbola. Selanjutnya gaya bahasa kiasan meliputi persamaan atau simile, metafora, dan alegori. Implikasi gaya bahasa yang digunakan terhadap daya tarik penonton untuk setia menyaksikan acara tersebut. Gaya bahasa Ustadz Maulana tidak hanya bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada audiensnya, tetapi juga untuk memberi mereka inspirasi spiritual. Pilihannya untuk kata-kata membawa pesan yang mendalam dan memberikan perspektif baru tentang prinsip keagamaan. Pengaruh pada Komunitas Islam. Gaya bahasa beliau mampu mengajak audiens untuk merenungkan dan menginternalisasi ajaran Islam dengan cara yang mendalam dan berpengaruh. Kata kunci: Dakwah, Gaya Bahasa
Copyrights © 2024