Penggunaan pupuk anorganic semakin massif digunakan masyarakat dan tidak mengetahui dampak negative. Akibat yang muncul diantaranya membuat kondisi tanah semakin rusak, unsur hara semakin hilang. Sosialisasi penggunaan pupuk organic menjadi langkah efektif untuk dilakukan petani terutama tentang biosaka. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ABCD (Asset Based Community Development). Objek kegiatan sosialisasi dilakukan pada 14 orang dari perwakilan kelompok tani masing-masing dusun di Desa Balongjeruk Kabupten Kediri. Hasil kegiatan sosialisasi dan pelatihan tersebut untuk memberikan edukasi agar Masyarakat Desa Balongjeruk Kabupaten Kediri mengenal dan menggunakan biosaka dalam Bertani. Tahapan dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan biosaka adalah: 1) Observasi Lapangan; 2) Koordinasi dengan mitra (Dinas Pertanian) dilakukan terhadap kelompok tani Desa Balongjeruk; 3) Sosialisasi Program; 4) Pelaksanaan Program, berupa penyuluhan dan demonstrasi tentang pembuatan biosaka, takaran, dan cara penggunaan biosaka di berbagai jenis tanaman; 5) Evaluasi Kegiatan. Hasil dari setelah mengikuti program kegiatan sosialisasi Biosaka sebagian dari kelompok tani mampu mengimplementasikan materi dari kegiatan tersebut serta mampu membuat biosaka secara mandiri.
Copyrights © 2024