Pakcoy plants are popular with many people to be used as various processed ingredients. This causes an increase in the community's need for pakcoy plants, especially hydroponic pakcoy. Hydroponic pakcoy has good quality, produces more yields, is easy to harvest, and is more sterile and clean. Marketing analysis of hydroponic pakcoy plants is expected to help increase sales. The method used in this study is quantitative descriptive with a purposive sample selection technique in the hydroponic pakcoy plant marketing network, namely Puspa Agro Farm. Based on the results of the study, it is known that the marketing network of the Puspa Agro Farm Sukabumi hydroponic pakcoy commodity has a marketing mix character that is almost similar in terms of product, price, place, and promotion. In this marketing network, there are two types of marketing channels, namely channels that connect producers to consumers directly (Channel I) and channels that connect producers to consumers through suppliers (Channel II). In this case, both channels I and II have decent marketing efficiency. Tanaman pakcoy digemari banyak masyarakat untuk dijadikan sebagai berbagai bahan olahan. Hal ini menyebabkan peningkatan kebutuhan masyarakat akan tanaman pakcoy, terutama tanaman pakcoy hidroponik. Pakcoy hasil hidroponik memiliki kualitas baik, memberikan hasil yang lebih banyak, mudah untuk dipanen, serta lebih steril dan bersih. Analisis pemasaran tanaman pakcoy hidroponik diharapkan dapat membantu meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pemilihan sampel secara pusrposif pada jejaring pemasaran tanaman pakcoy hidroponik yaitu Puspa Agro Farm. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa jejring pemasaran komoditas pakcoy hidroponik Puspa Agro Farm Sukabumi memiliki karakter bauran pemasaran yang hampir serupa dalam hal produk, harga, tempat, dan promosi. Dalam jejaring pemasaran tersebut terdapat dua jenis saluran pemasaran yaitu salurana yang menghubungkan produsen kepada konsumen secara langsung (Saluran I) dan saluran yang menghubungnkan produsen kepada konsumen melalui suplier (Saluran II). Dalam hal ini, saluran I maupun saluran II memiliki efisiensi pemasarn yang layak.
Copyrights © 2023