Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja, dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) terhadap kinerja pegawai di Inspektorat Kabupaten Luwu. Dengan pendekatan kuantitatif dan metode survey, data diperoleh dari 42 Pegawai ASN PNS melalui kuesioner dan dokumen-dokumen inspektorat. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0,431 (p < 0,001). Namun, motivasi kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0,273 (p > 0,05). Demikian pula, TPP juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi sebesar -0,091 (p > 0,05). Secara simultan, kepemimpinan, motivasi kerja, dan TPP secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai Fhitung sebesar 30,519 (p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut penting untuk diperhatikan secara bersama-sama dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai di Inspektorat Kabupaten Luwu.
Copyrights © 2024