Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengurangan kadar protein pakan pada teknologi bioflok terhadap performa produksi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–April 2024 di hatchery Instalasi Praktik Lapang Komunikasi dan Penyuluhan Politeknik Ahli Usaha Perikanan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, X0(NB) protein 31% kontrol, X1(B) protein 31%, X2(B) protein 28% dan X3(B) protein 25%. Variabel yang diamati yaitu performa produksi lele dumbo serta pengaruh penurunan kandungan kadar protein pakan dalam teknologi bioflok. Hasil penelitian menunjukkan oksigen terlarut, pH, suhu, nitrit dan TSS tidak berbeda nyata dan relatif sama dan masih dalam rentang layak untuk pertumbuhan ikan lele, sedangkan TAN berbeda nyata antar perlakuan (P<0,05), tetapi masih dalam rentan yang layak. Identifikasi konsumsi flok menunjukkan jenis plankton yang terdapat pada usus ikan lele sama dengan media pemeliharaan pada kolam bioflok hal ini membuktikan bahwa bioflok dikonsumsi oleh ikan lele. Performa produksi menunjukkan berbeda nyata (P<0,05) dari semua perlakuan. Pertumbuhan spesifik, pertumbuhan mutlak, berat akhir, biomas, kelulushidupan dan rasio konversi pakan nilai tertinggi pada kolam X1(B) protein 31% sedangkan X2(B) protein 28% tidak berbeda nyata dengan X0(NB) protein 31% kontrol dan X1(B) protein 31%. Performa produksi kolam X2(B) protein 28% tidak berbeda nyata dengan kolam X0(NB) protein 31% kontrol, dapat diaplikasikan pada budidaya ikan lele dumbo dengan efisiensi biaya produksi 18,03%.
Copyrights © 2024