Latar Belakang: Transisi epidemiologi terjadi di negara-negara maju dan berkembang berupa pergeseran penyakit menular menjadi penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular penyebab kematian tertinggi adalah penyakit kardiovaskular yang memiliki hubungan patogenesis dengan dislipidemia. Tatalaksana dislipidemia dapat berupa terapi farmakologi disertai intervensi gaya hidup. Tujuan: Penerapan pelayanan dokter keluarga pada pasien dislipidemia mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien dengan patient centered, family approach, dan community oriented. Metode: Studi ini laporan studi kasus pasien wanita berusia 60 tahun dengan dislipidemia. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah. Data sekunder didapatkan dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitatif dan kuantitatif. Studi dilakukan di Puskesmas Rawat Inap Satelit Bandar Lampung pada 12 Maret hingga 3 April 2023. Hasil: Pasien memiliki kekhawatiran keluhannya semakin memburuk. Faktor penyebab masalah yang terjadi pada pasien dan keluarga adalah keterbatasan pengetahuan tentang kondisi kesehatan berupa faktor penyebab, pencegahan dislipidemia, makanan yang perlu dihindari, dan kurangnya motivasi keluarga untuk membawa pasien kontrol secara rutin. Saran: Pasien disarankan untuk patuh dengan pengobatan farmakologi dan non-farmakologi disertai pemeriksaan secara berkala di fasilitas kesehatan. Kata Kunci: Dislipidemia, Kolesterol, Pelayanan Kedokteran Keluarga
Copyrights © 2024