Latar Belakang: Karies gigi sebagai keruskan jaringan keras yang terlokalisasi pada area spesifik di permukaan gigi. Karies gigi berdampak negative pada hampir semua kelompok umur. Data survey anak-anak berusia 4-12 tahun menunjukkan jumlah karies tertinggi dan diikuti remaja dan dewasa. Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan media film animasi terhadap pengetahuan keries kebersihan gigi dan mulut di SD Negeri 09 OKU. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Pre Test dan Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas I sampai dengan Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 09 OKU dengan jumlah sampel 40 siswa/i. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi pretest dan posttest dengan Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil: Nilai mean pengetahuan siswa sebelum diberikan penyuluhan (pre test) adalah 52.50. Pada pengukuran kedua didapat mean pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan (post test) adalah 79.00. Hasil uji statistik paired t test didapatkan P Value 0,000, artinya ada perbedaan yang signifikan pengetahuan siswa antara sebelum diberikan penyuluhan (pre test) dan setelah diberikan penyuluhan (post test). Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kebersihan gigi dan mulut sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan di Sekolah dasar Negeri 09 OKU Baturaja tahun 2022 dengan hasil statistic paired t-test P value 0,000. Saran: Para petugas kesehatan agar bisa bekerjasama dengan guru-guru untuk dilaksanakan penyuluhan setiap 6 bulan sekali untuk tetap memantau pengetahuan siswa-siswi dalam menerapkan perilaku sehat, seperti rutin menggosok gigi, menghindari makanan yang dapat merusak gigi dan menyebabkan sakit gigi dan karies gigi. Kata kunci : Kebersihan Gigi dan Mulut, Pengetahuan
Copyrights © 2024