Hubungan seksual pranikah yang dianggap sebagai bentuk penyimpangan norma sosial dan agama perlahan mengalami perubahan, terutama di kalangan remaja. Hal tersebut turut terjadi di lingkungan remaja muslim yang menempuh pendidikan di Sekolah Islam Yogyakarta. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bentuk, dan alasan terjadinya naturalisasi konstruksi hubungan seksual pranikah yang dilakukan oleh remaja muslim di Sekolah Islam. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (field research) berjenis kualitiatif. Sumber utama data penelitian adalah hasil wawancara yang terhadap sejumlah remaja alumni sekolah Islam di Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk naturalisasi yaitu, (1) hubungan seksual sebagai kebutuhan biologis, (2) hubungan seksual sebagai bentuk ungkapan sayang, (3) hubungan seksual dilakukan tanpa ikatan pernikahan. Faktor penyebab hubungan seksual pranikah remaja terbagi menjadi tiga, (1) mengenal dan terpengaruh aktivitas berpacaran di lingkungan pertemanan, (2) mudahnya mengakses konten pornografi, (3) berpacaran menjadi proses pengenalan perilaku seksual. Penyebab terjadinya naturalisasi konstruksi seksualitas yaitu, (1) hubungan seksualitas merupakanan aktivitas yang disukai, (2) naturalisasi konstruksi seksualitas terjadi dalam proses penerimaan diri remaja, (3) hubungan seksual pranikah disadari sebagai kesenangan. [ The perception of premarital sexual relations as a deviation from social and religious norms is gradually changing, especially among adolescents. This phenomenon also occurs among Muslim adolescents attending Islamic schools in Yogyakarta. This study aims to identify the forms and reasons behind the naturalization of the construction of premarital sexual relations among Muslim adolescents in Islamic schools. The research method employed is qualitative field research. The primary data sources are interviews with several alumni of Islamic schools in Yogyakarta. The findings of this study reveal three forms of naturalization: (1) sexual relations as a biological need, (2) sexual relations as an expression of affection, and (3) sexual relations occurring without marital commitment. The factors contributing to adolescent premarital sexual relations are divided into three categories: (1) exposure to and influence from dating activities in peer environments, (2) ease of access to pornographic content, and (3) dating as a process of sexual behavior familiarization. The causes of the naturalization of sexual construction are: (1) sexual activity is perceived as enjoyable, (2) naturalization of sexual construction occurs during adolescents’ self-acceptance process, and (3) premarital sexual relations are acknowledged as a source of pleasure.]
Copyrights © 2024