Kajian ini bertujuan untuk memahami model konstruksi komitmen organisasi pada pekerja outsourcing. Hal ini dilakukan untuk melengkapi kajian sebelumnya yaitu faktor pendorong terbentuknya komitmen organisasi pada pekerja outsourcing. Keberadaan manajemen aset dalam strategi perusahaan merupakan suatu keharusan untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara efektif dan efisien. Sistem outsourcing atau contracting-out dan penggunaan tenaga kerja upahan merupakan salah satu transformasi paling signifikan yang terjadi dalam organisasi kerja di semua ekonomi industri. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pendekatan resource-based view theory digunakan karena penciptaan iklim kerja pada tenaga outsourcing akan meningkatkan komitmen organisasi karyawan yang akan mendukung keunggulan perusahaan. Resource-based view theory dalam kajian ini menemukan bahwa pekerja outsourcing lebih menunjukkan dampak negatif terhadap kepuasan kerja dibandingkan dengan kontribusi keunggulan perusahaan, namun terdapat fenomena peningkatan komitmen kerja pada pekerja outsourcing di industri pembangkit listrik. Kesimpulan kajian ini menunjukkan bahwa konstruksi pembentukan komitmen organisasi pada pekerja outsourcing telah mempengaruhi konseptualisasi, operasionalisasi, dan komitmen terhadap pekerjaan itu sendiri.
Copyrights © 2024