Salah satu wilayah perkebunan kopi di Indonesia yang terserang hama penggerek buah kopi (PBKo) adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu di Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara. Tingkat pengetahuan petani terhadap pengendalian hama PBKo ini masih sangat beragam untuk saat ini. Oleh karena ini tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap petani terhadap pengendalian Hama Penggerek Buah Kopi di Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya dan interaksi antara petani dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang berkenaan dengan pengendalian Hama Penggerek Buah Kopi. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan teknik Purposive sampling, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 50 petani kopi dari total 121 petani kopi yang ada dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi dimana saat wawancara ada beberapa pertanyaan yang diajukan ke petani kopi dalam bentuk kuisioner. Kemudian ada beberapa dokumentasi yang diambil sebagai data pendukung secara diskriptif dari wilayah tersebut.
Copyrights © 2023