Penelitian ini mengkaji tentang perkembangan Islam di Kedatuan Suppa abad ke-17 dengan difokuskan pada kedatangan dan penerimaan Islam di Suppa dan pengaruh Islam terhadap kehidupan masyarakat Suppa. Untuk menjawab hal tersebut, maka ditempuh dengan metode kritis melalui empat tahapan: heruistik, kritik sumber, interpretasi, historiografi. Pendekatan yang dilakukan sebagai pisau analisis adalah pendekatan antropologi budaya, sosiologi. Riset ini menemukan bahwa kontak Islam dengan masyarakat Suppa tidak terlepas dari jalur pelayaran dan perdagangan di wilayah pesisir, kemudian diterima secara melembaga pada abad ke-17 khususnya pada masa pemerintahan Datu Suppa We Passulle Daeng Bulaeng tahun 1609 yang diikuti oleh masyarakat Suppa secara umum. Islam kemudian terintegrasi ke dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat setempat, sehingga Islam menjadi bagian dari identitas masyarakat Suppa.
Copyrights © 2023