Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan dan faktor penghambat pada Puskesmas Kubutambahan I terkait penerapan akuntansi lingkungan khususnya pada pengelolaan limbah, serta untuk mengetahui kesesuaian penerapan yang dilaksanakan Puskesmas Kubutambahan I dengan teori dan PSAP No. 1. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Puskesmas Kubutambahan I benar adanya menganggarkan biaya terkait biaya akuntansi lingkungan khususnya pada pengelolaan limbah sendiri. Puskesmas dapat dikatakan belum menerapkan akuntansi lingkungan terbukti dengan belum optimalnya pelaporan secara khusus mengenai biaya lingkungan. Dalam penerapan akuntansi lingkungan, Puskesmas belum melakukan semua kesesuaian tahapan biaya lingkungan sesuai dengan teori dan PSAP yang berlaku. Faktor penghambat penerapan akuntansi lingkungan disebabkan karena puskesmas belum melakukan akreditasi berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehinga pola pengelolaan keuangannya hanya mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintah sehingga dalam peraturan tersebut tidak diharuskannya melaporkan secara khusus atau terpisah mengenai biaya lingkungan.
Copyrights © 2024