Penelitian ini berusaha menganalisis unsur kontribusi Raden Abdul Habib dalam historiografi kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1264-1345 H. Permasalahan dalam penelitian ini menitik beratkan pada bagaimana kontribusi Raden Abdul Habib dalam historiografi kesultanan Palembang Darussalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah dengan teori peranan yang disampaikan oleh Soejono Soekamto yang berfokus pada bagaimana sebuah peranan memiliki keterkaitan dengan kedudukkan seseorang dalam masyarakat. Dalam hubungan tersebut seorang individu melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai kedudukkan dan posisinya dalam masyarakat. Fokus penelitian untuk mengungkap bagaimana historiografi Raden Abdul Habib, bagaimana kontribusi Raden Abdul Habib dalam historiografi kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1264-1345 H. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan analisis deskriptif yang bertumpuh pada studi kepustakaan. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah yang dalam praktiknya melalui empat tahapan, yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Raden Abdul Habib merupakan keturunan langsung dari Sultan Mahmud Badaruddin II dan saksi sejarah masa pengasingan Sultan Mahmud Badaruddin II ke Ternate. Raden Abdul habib berkontribusi terhadap bangkitnya kembali historiografi kesultanan Palembang Darussalam melalui karya tulis yang dihasilkannya dalam bentuk naskah yang bertema Kalender Hijriah, Catatan Harian Raden Abdul Habib, dan Denah Lokasi Pengasingan Sultan Mahmud badaruddin II.
Copyrights © 2023