Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pola pendidikan dan pembinaan karakter anak di SMP PGRI 01 Wagir, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Fokus penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran guru dalam membentuk karakter siswa serta tantangan yang mereka hadapi selama proses tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan partisipan utama terdiri dari kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru dan kepala sekolah berperan aktif dalam upaya pembentukan karakter anak melalui berbagai kegiatan di dalam dan luar kelas. Strategi yang digunakan meliputi pembelajaran di kelas, bimbingan konseling, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka yang berkontribusi signifikan dalam pengembangan karakter siswa. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan sarana pendukung dan kurangnya keterlibatan orang tua. Penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan yang konsisten dari semua pemangku kepentingan sangat penting untuk keberhasilan program pembinaan karakter. Diperlukan pelatihan yang berkelanjutan bagi guru dalam mengembangkan metode pembinaan karakter yang inovatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah lain yang ingin mengembangkan pola pendidikan karakter yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024