Perubahan iklim yang meningkatkan frekuensi dan keparahan bencana alam, termasuk banjir, memiliki dampak yang signifikan pada infrastruktur, keuangan, dan tambak ikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe deteksi, peringatan, dan pengendalian banjir tambak ikan secara real-time. Prototipe ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang dilengkapi dengan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk memantau ketinggian air, dan sensor aliran air YF-S201 untuk mendeteksi laju aliran air. Data dari kedua sensor tersebut diproses menggunakan logika fuzzy untuk menentukan tingkat bahaya banjir, yang selanjutnya digunakan untuk mengaktifkan motor servo sehingga jaring tambak dapat diangkat sesuai dengan ketinggian air yang terdeteksi. Selain itu, alarm peringatan banjir akan berbunyi melalui buzzer, dan notifikasi mengenai tingkat bahaya banjir akan dikirim melalui aplikasi Blynk. Dengan sistem ini, para petambak dapat memantau kondisi tambak dari jarak jauh, merespons banjir dengan cepat, dan mengurangi risiko kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir.
Copyrights © 2024