Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Hipertensi disebut sebagai the silent killer yang merupakan penyakit pembunuh karena penderita tidak mengetahui kalau dirinya mengidap hipertensi sehingga penderita datang berobat setelah timbul kelainan organ akibat hipertensi. Data Dinas Kesehatan Kota Palembang menunjukan bahwa di Puskesmas Basuki Rahmat kejadian hipertensi mengalami kenaikan selama 3 tahun berturut-turut yaitu pada tahun 2018 tercatat 371 kasus Hipertensi, tahun 2019 terdapat 480 kasus dan pada tahun 2020 tercatat terjadi 578 kasus. Penelitian ini bertujuan diketahuinya hubungan antara jenis kelamin, usia, aktivitas fisik, dan pola makan terhadap kejadian Hipertensi di Puskesmas Basuki Rahmat Palembang tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan accidental sampling dan didapatkan sampel sebanyak 54 responden. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 13 - 27 juli 2021. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, selanjutnya data yang telah terkumpul dilakukan analisis dengan menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan ? (0,05). Hasil penelitian didapatkan variabel yang berhubungan dengan kejadian hipertensi adalah jenis kelamin (p-value 0,050), usia (p-value 0,012), aktivitas fisik (p-value 0,009), pola makan (p-value 0,006).Variabel yang paling berpengaruh adalah pola makan (OR 3,111). Simpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara jenis kelamin, usia, aktivitas fisik dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansi di Puskesmas Basuki Rahmat tahun 2021. Disarankan untuk Puskesmas Basuki Rahmat Palembang untuk Lebih menggiatkan penyuluhan tentang pencegahan hipertensi pada lansia.
Copyrights © 2023