Aktivitas fisik yang teratur membantu meningkatkan efisiensi jantung secara keseluruhan. Mereka yang secara fisik aktif umumnya mempunyai tekanan darah yang lebih rendah dan lebih jarang terkena tekanan darah tinggi. Mereka yang secara fisik aktif cenderung untuk mempunyai fungsi otot dan sendi yang lebih baik, karena organ-organ demikian lebih kuat dan lebih lentur. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada masyarakat penderita hipertensi di Puskesmas 23 Ilir Palembang 06 April – 23 Juni Tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas 23 Ilir Palembang. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat penderita hipertensi di Puskesmas 23 Ilir Palembang Tahun 2022, dengan tekhnik accidental sampling yaitu mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau yang tersedia disuatu tempat sesuai dengan konteks penelitian, yang berjumlah 66 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan sebanyak 49 orang (74,2%). Sebagian besar responden memiliki tekanan darah normal sebanyak 40 orang (60,6%). Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada masyarakat penderita hipertensi di Puskesmas 23 Ilir Palembang Tahun 2022 (?=0,028). Oleh karena itu disarankan bagi puskesmas untuk mengadakan kegiatan rutin setiap minggunya sebagai upaya pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi melalui aktivitas fisik minimal 30 menit/hari, mengurangi konsumsi makanan yang tinggi kadar natriumnya, dan tidak merokok.
Copyrights © 2024