ENDOGAMI Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi
Vol 7, No 1 (2023): November

Memayu Hayuning Bawana: Sedekah Gunung Merapi Sebagai Mitigasi Bencana Dalam Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Lencoh, Selo, Boyolali Berbasis Local Wisdom

Melly Ayu Oktavia (Departement of Social Anthropology, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275.)
Nabila Nabila (Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang Jl. dr. Antonius Suroyo, Kampus Tembalang Semarang - 50275)
Cindy Novelly (Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang Jl. dr. Antonius Suroyo, Kampus Tembalang Semarang - 50275)
Hanum Az Zahra (Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang Jl. dr. Antonius Suroyo, Kampus Tembalang Semarang - 50275)
Muhammad Robbi Sofyan (Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang Jl. dr. Antonius Suroyo, Kampus Tembalang Semarang - 50275)
Izmy Khumairoh (Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang Jl. dr. Antonius Suroyo, Kampus Tembalang Semarang - 50275)



Article Info

Publish Date
20 Nov 2023

Abstract

Sedekah Gunung Merapi merupakan salah satu kearifan lokal yang dimaknai masyarakat Desa Lencoh sebagai mitigasi metafisik untuk memperoleh keamanan dan keselamatan dari risiko bencana gunung berapi yang menghantui mereka. Namun, tidak hanya sebatas sarana meminta perlindungan kepada entitas metafisik semata. Sedekah Gunung Merapi dapat dikembangkan sebagai sarana intensifikasi pertanian untuk menekan potensi fenomena kelaparan pada saat bencana alam terjadi, melalui nilai kesakralan sumber daya pangan setempat yang menjadi bagian dari sajen, salah satunya ganyong. Pemanfaatan ganyong dalam ritual ini turut menjadi wujud pengaplikasian prinsip hidup memayu hayuning bawana, yaitu menjaga keseimbangan dan keselarasan manusia dengan alam. Dengan demikian, Sedekah Gunung Merapi harus dipertahankan karena secara simultan mendorong revitalisasi ganyong yang bermuara pada ketahanan pangan masyarakat Desa Lencoh dan desa rawan bencana sekitarnya. Riset ini bertujuan untuk menjelaskan lebih lanjut pemanfaatan Sedekah Gunung Merapi sebagai alternatif upaya mitigasi bencana masyarakat Desa Lencoh. Metode yang digunakan dalam riset ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, agar diperoleh data yang bersifat objektif dan holistik. 

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

endogami

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Fokus bidang ilmu antropologi. Bentuk-bentuk karya ilmiah yang dapat dimuat adalah original article berupa artikel hasil penelitian review article atau makalah kajian pustaka berupa uraian singkat tentang temuan penelitian yang dianggap penting untuk segera ...