Penelitian tentang Dampak Konseling Kelompok Terhadap Online Resilience Siswa Pada Kegiatan Literasi Digital Kelas X AKL3 Di SMK 02 Islam x 45 Ambulu dengan responden yang diteiliti sebanyak 5 siswa dari 31 siswa yang diambil secara purposive sampling. Metode yang digunakan adalah metode angket. Analisis data menggunakan Uji-t. Untuk memastikan apakah data yang ada memenuhi asumsi paired t-test yaitu asumsi normalitas pada masing-masing data. untuk masing – masing data pretest dan postest sebesar 0,400 dan 0,843. Nilai ini lebih besar dari 0,05 maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan uji normalitas Shapiro Wilk di atas dapat disimpulkan bahwa data tingkat online resilience siswa berdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian, maka di peroleh tingkat online resilience siswa sebelum diberikan treatment konseling kelompok dengan rata-rata sebesar 41, dan tingkat online resilience siswa setealah diberikan treatment konseling kelompok dengan rata-rata sebesar 56. Hasil tersebut menunjukan bahwa secara statistik nilai rata – rata postest lebih besar dari nilai rata – rata pretest (terjadi peningkatan). Selanjutnya untuk membuktikan apakah prebedaan rata – rata tersebut signifikan atau tidak maka dapat dilihat dengan membandingkan nilai sig. (2-tailed) pada uji “paired sample test”.
Copyrights © 2024