Tujuan penelitian: 1) mengetahui ada tidaknya perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa penerima beasiswa dengan mahasiswa non beasiswa, 2) mengetahui seberapa tinggi tingkat motivasi belajar pada mahasiswa penerima beasiswa, 3) mengetahui seberapa tinggi tingkat motivasi belajar pada mahasiswa non beasiswa, 4) mengetahui butir item skala motivasi belajar yang teridentifikasi tidak optimal (rendah) yang dapat diusulkan sebagai topik bimbingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan metode survei dan memperoleh responden sebanyak 214 mahasiswa yang terdiri dari 107 mahasiswa penerima beasiswa dan 107 mahasiswa non beasiswa. Setelah itu diuji dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil uji validitas diperoleh 44 item valid dari 49 item yang dibuat. Hasil uji reliabilitas dengan perhitungan Alfa Cronbach diperoleh 0.912 yang masuk pada kategori sangat tinggi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan uji perbedaan menggunakan uji-t (Independent Sample T-test). Hasil penelitiannya adalah tidak adanya perbedaan motivasi belajar mahasiswa penerima beasiswa dengan mahasiswa non beasiswa. Tingkat motivasi belajar mahasiswa penerima beasiswa berada dalam kategorisasi sangat tinggi 42%, 51 % kategorisasi tinggi dan 7% kategorisasi sedang. Sedangkan tingkat motivasi belajar mahasiswa non beasiswa adalah 35% kategorisasi sangat tinggi, 58% kategorisasi tinggi dan 7% kategorisasi sedang. Untuk item-item yang teridentifikasi rendah terdapat pada kategori sedang dengan menghasilkan 2 topik usulan bimbingan.
Copyrights © 2024