Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
No 32 (1984)

Tafsir Al Manar (Suatu Tinjauaan Deskriptip)

Wahid, Sa’ad Abdul (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2024

Abstract

Penafsiran Al-Qur’an sebenarnya telah banyak dilakukan pada zaman permulaan Islam, yang mana pada waktu itu Nabilah yang menjadi penafsir utama, sebab Allah telah memerintahkan agar menjelaskan makana Al-Qur’an kepada umatnya. Penafsiran oleh Nabi itulah yang paling dapat dipercaya, sebab beliaulah yang paling mengetahui makna Al-Qur’an. Setelah Rsu wafat, para sahabat meneruskan dan kemudian dilanjutkan oleh para tabiin. Hanya saja penafsiran mereka sedikit yang sampai kepada generasi sekarang, sebab tidak dibukukan secara sempurna. Selanjutnya penfsiran Al-Qur’an dilakukan dan disempurnakan oleh generasi ulama berikutnya, dan dengan taufiq dari Allah berhasil dibukukandengan sempurna, sehingga dapat dibaca umat yang hidup di zaman mutakhir ini.

Copyrights © 1984






Journal Info

Abbrev

AJIS

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, ...