Uraiaan ini merupakan pembahasan bapak Mentri Munawir Sjadzali. Saya sangat setuju dengan beliau itu. Uraiaan ini –kalau bisa—dimaksudkan untuk menambah uraiaan Bapak Mentri. Kaian dan Habel (kejadiaan) atau Qabil dan Habil (al-Qur’an), kedua anak Nabi Adam, bertengkar karena urusan persembahan kurban kepada Tuhannya. Karena pertengkaran itu maka Qabil (kain) membunuh adiknya, Habil. Agama telah ada dalam: waktu itu, karena esensi agama adalah percaya kepada Yang Supra-Alami dan berusaha untuk berbakti kepada-nya. Tetapi dalam waktuyang sama pembunuhan atau perang-pun telah terjadi.
Copyrights © 1984