Abstrak: Angka pernikahan dini terbilang cukup tinggi di Desa, Kalimantan Selatan yang merupakan target sasaran dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan. Melalui observasi ditemukan faktor penyebab yang mendorong terjadinya pernikahan dini yaitu, Faktor sosial budaya, agama dan ekonomi lebih dominan pada kasus yang ditemukan. Kurangnya kegiatan positif dan produktif berkontribusi pada peningkatan yang memicu terjadinya Perkawinan dini. Tujuan utama program ini adalah memberikan akses pendidikan seksual terhadap perempuan serta memberikan pelatihan softskill dan hardskill untuk meningkatkan skill dan ekonomi. Pada tahap pendekatan ini kami menggunakan metode praktik untuk pelatihan hardskill sedangkan penyampaian materi dan diskusi untuk pelatihan softskill. Perubahan signifikan dari sekolah perempuan tidak dapat terlihat dalam waktu singkat namun akan memberikan hasil positif pada 1 atau 2 tahun kedepan. Program ini diikuti oleh peserta yang berjumlah 60 orang, selain mitra peserta adapun mitra pendukung dari kegiatan ini adalah Kepala Desa, Aparat Desa dan setiap RT yang ada di Desa tersebut kisaran 32 orang. Serta pihak lembaga yang berjumlah 6 orang.Abstract: The number of early marriages is said to be quite high in the village of South Kalimantan, which is the target of the Student Organization Capacity Building Program. Through observations, the factors that led to early marriages were found, namely, that social, cultural, religious, and economic factors were more dominant in the cases found. Lack of positive and productive activity contributes to the rise that triggers early marriages. The main objective of the program is to provide access to sexual education for women as well as provide softskill and hardskill training to improve skills and economics. At this point in the method, we use practical methods for hard skills while delivering materials and discussions for soft skills training. Significant changes in girls' schools can't be seen in a short time but will give positive results in the next 1 or 2 years. The program was followed by a total of 60 participants. In addition to the participating partners, the supporting partners of this activity are the Head of the Village, the Village Apparatus, and every RT that is in the village range of 32 people.
Copyrights © 2024