Artikel ini menyajikan metode inferensi fuzzy untuk menyelidiki dampak penilaian berbasis pengamatan terhadap Bimbel X di kota Makassar. Artikel ini mempertimbangkan alasan untuk variasi ini dan mengevaluasi bukti tentang keberhasilan dan efektivitas para tutor pada saat melakukan bimbingan belajar. Keefektifan bimbingan belajar beragam, dengan beberapa program yang dirancang dengan baik mencapai pencapaian yang besar, sedangkan survei menunjukkan dampak yang kecil. Beberapa perbedaan ini muncul dari masalah konseptualisasi dan metodologis yang lemah. Pemilihan tutor bimbel berprestasi bertujuan untuk memberikan motivasi, loyalitas, dedikasi dan profesionalisme tutor, sehingga berpengaruh positif terhadap kinerja yang baik dan menghasilkan output yang positif terhadap muridnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keberhasilan tutor dalam mengajar dengan menggunakan model sistem inferensi fuzzy Mamdani atau sering juga dikenal dengan metode Min-Max.
Copyrights © 2024